Langsung ke konten utama

Konfigurasi Samba di Debian 10

 Rahma Mzzidah Mauliddiyah

XI TKJ 2 (26)


1. Login menggunakan User root

2. Konfigurasi IP address terlebih dahulu dengan mengetikkan perintah nano /etc/network/interfaces

3. Setelah masuk ke konfigurasinya, buatlah konfigurasi seperti gambar di bawah ini. Setelah selesai konfigurasi simpan dengan menekan tombol  Ctrl + O dan keluar dari konfigurasi dengan menekan tombol  Ctrl + X

4. Sebelum menginstall samba pastikan terlebih dahulu repository mengarah ke DVD binary 1. Cara memasukkan DVD binary 1 yaitu pilih icon cd yang berada di bagian bawah kanan.

5. Setelah menemukan icon cd tersebut kemudian klik kanan dan masukkan DVD Debian binary 1.Lalu klik saja Force Unmount.

6. Kemudian kita install samba dengan mengetikkan perintah apt-get install samba. Jika ada pertanyaan "y/n" klik "y" kemudian enter.

7. Pada samba server and utilities, pilih no.

8. Jika sudah selesai menginstall samba, ulangi perintah apt-get install samba untuk memastikan apakah samba sudah berhasil terinstall atau belum, jika sudah maka akan ada tulisan 0 upgrade, 0 newly installed, 0 to remove and 0 not upgrade.

9. Buat folder yang akan di share dan atur juga hak aksesnya. Misalnya disini saya akan membuat folder dengan nama "Sharing"

mkdir /home/Sharing

chmod 777 /home/Sharing

10. Setelah membuat direktori baru, kemudian masuk ke konfigurasi dengan mengetikkan perintah 

nano /etc/samba/smb.conf

11. Kemudian setelah masuk ke konfigurasi, scroll kebawah dengan menekan tombol page down.Dan tuliskan konfigurasi berikut pada bagian yang paling bawah.

[Sharing]

path = /home/Sharing

browseable = yes

writeable = yes

read only = yes

public = yes

jika sudah selesai, tekan tombol "Ctrl + X" jika ada pertanyaan y/n tekan "y" kemudian enter

Penjelasan:

[Sharing] adalah nama folder yang akan ditampilkan 

path = /home/Sharing adalah letak direktory yang akan di share

browseable = yes artinya folder tersebut dapat dicari/diakses 

read only = yes artinya folder tersebut hanya bisa dibaca

public = yes artinya agar folder tersebut bisa diakses oleh publik 

nb : sesuaikan konfigurasi ini sesuai kebutuhan

12. Setelah selesai konfigurasi jangan lupa untuk me-restart samba, dengan mengetikan perintah 

/etc/init.d/samba-ad-dc restart

13. Selanjutnya bisa kita cek pada komputer client, tetapi sebelumnya kita harus setting IP address pada komputer client.

14. Kemudian akses file sharing dari server dengan tekan tombol windows+R, kemudian masukkan ip server \\192.168.10.1

15. Bisa kita lihat bahwa folder yang kita sharing tadi sudah muncul. Itu artinya konfigurasi samba server telah berhasil kita lakukan.



Komentar